30 0

Posted by  in Tips

Gigi susu anak umumnya akan tumbuh ketika usia bayi mencapai 6 atau 7 bulan. Namun Bunda tidak perlu khawatir karena setiap anak berbeda pertumbuhannya. Belum tumbuhnya gigi si kecil bisa diakibatkan beberapa faktor, seperti riwayat kehamilan dan kelahiran, bayi prematur, bayi lahir dengan berat badan di bawah normal atau bayi rendah gizi.

Tanda-tanda si kecil mulai tumbuh gigi :

  1. Mengeluarkan ludah yang berlebihan
  2. Cenderung memasukkan jari-jari tangannya ke dalam mulut
  3. Si kecil mejadi rewel, kurang nafsu makan akibat rasa sakit pada gusinya ketika gigi baru akan tumbuh.

Proses tersebut alamiah, gusi bayi yang memerah karena membengkak mengakibatkan ludah keluar secara berlebihan yang berguna untuk membersihkan rongga mulut dan mengurangi infeksi karena kandungan ludah bersifat antibakteri. Biasanya si kecil akan lebih sering untuk memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya, hal ini tidak perlu dilarang, Bunda hanya perlu memperhatikan kebersihan dan keamanan benda-benda agar tidak mencederai si kecil.

Banyak orang tua yang memandang gigi susu dengan sebelah mata karena gigi ini toh bukan gigi permanen yang nanti akan tanggal. Padahal menularkan kebiasaan anak untuk merawat gigi sejak dini adalah poinnya yang terpenting. Karena kebiasaan akan terbawa hingga dirinya beranjak dewasa lalu ditularkan pada anak-anaknya kelak.

Membiarkan gigi susu pada anak terbengkalai dan tidak terawat atau bahkan berlubang, akan mengganggu proses tumbuh kembangnya. Dengan gigi susu yang ’sakit’ anak-anak justru akan kesulitan untuk memproses makanan dengan benar dan nantinya hal itu akan membawa masalah pada pencernaannya.

Ayah dan Bunda hendaknya mencontohkan pada si kecil cara mengunyah makanan yang benar, yaitu dengan mengunyah secara bergantian di kedua rahang. Aktifitas mengunyah ini akan merangsang pertumbuhan tulang rahang.

Bagaimana cara membersihkan gigi susu pada anak?

  1. Bersihkan gigi bayi sehabis di beri makan atau menyusu dengan menggunakan kapas/kasa steril, dibasahi air matang, kemudian gosokkan secara perlahan.
  2. Ajari si kecil yang sudah cukup besar untuk menyikat gigi sendiri. Gunakanlah sikat gigi khusus untuk anak sesuai umurnya, lalu bimbing tangannya untuk memegang sikat dan cara menggosok yang aman sehingga tidak melukai gusi atau pipi bagian dalam.
  3. Ajarkan anak untuk selalu membersihkan gigi setiap kali selesai menyantap makanan yang manis-manis
  4. Ciptakan suasana menyenangkan dalam belajar.
  5. Jangan dulu kenalkan pasta gigi pada anak di bawah umur 4 tahun karena dikhawatirkan mudah tertelan. Kenalkan pasta gigi pada anak yang telah pandai berkumur. Bunda pun perlu memberi contoh pada anak cara berkumur yang benar, yaitu cara menggerakan rahang untuk berkumur da mengeluarkannya dengan keras. Tidak hanya sekedar dikeluarkan dari mulut.

Kesehatan gigi dan Mulut si kecil adalah mata rantai untuk menjaga kesehatan organ lainnya. Bukan tidak mungkin jika giginya tidak sehat, masalah kesehatan lain seperti maslah pencernaan juga akan ikut-ikutan terganggu. Mengenalkan cara hidup sehat sangat penting bagi pembelajaran dan kesehatan si kecil.

Demikian Tips untuk Bunda bagaimana cara merawat gigi pada anak bayi. Untuk konsultasi GRATIS perawatan gigi anak via phone atau BBM, silahkan HUBUNGI:

Darmawan Dental Cafe
Jl. Rungkut Asri Utara 2 No. 4 Surabaya.
( Belakang Pasar Soponyono Rungkut )

Hot Line Service 24 Jam Non – Stop:
Telkomsel: 081 231 166 606 | Indosat : 081 654 21 491 | PINBB: 27B5A4B2 | WhatsApp : 081 231 166 606
E-mail: darmawandentalcafee@gmail.com

share

Leave a comment

* required